Posts

Promil part 4 (Vitamin E 400iu Wellnes & Tribulus )

Image
Setelah pengalaman gagal promil pake suntik ovidrel, kami dianjurkan dokter untuk istirahat dulu dari obat obatan promil sampe 2-3 siklus. Nah, akhirnya kami mau mencoba yang alami alami saja. Suatu hari seorang teman yang sempat menanti sekitar 1,5 tahun memberi saran/tips bagaimana dia bisa hamil. Dia menyarankan kami untuk mengkonsumsi vitamin e yang dosisnya lebih tinggi dan suami minum sejenis suplemen yakni tribulus extract. Teman tersebut hanya konsumsi sebulan dan pada bulan berikutnya dia sudah hamil. Wow, mendengar ini tentu saja aku sangat tertarik. Kalo vitamin E memang aku udah pernah coba, tapi baru yang sebatas 250 IU kayak natur e dan ever e. Nah kali ini kami mencoba untuk mengkonsumsi vitamin E keluaran Wellness ini. Kedua produk yg kami minum tersebut keluaran Wellness ya, jadi saya dan suami minum vitamin e setiap pagi,dan suami tambahan minum tribulusnya setiap malam. Kalo ada yang pengen liat, kayak gini bentukannya. Nyarinya juga gampang kok, di apotik apo

Masih "Belum rejeki"

8 Desember 2017, Hari ini aku terlambat menstruasi memasuki hari ke 6. Dan aku belum tespek sampai tadi pagi. Ya,  aku bisa sesabar itu sekarang. Mungkin terlalu banyak kecewa 2 tahun belakangan ini,  membuat aku lebih kuat untuk tak lagi seperti dulu yang sebentar sebentar tespek. Kali ini aku jauh lebih kuat. Meski hati harap harap cemas, tapi aku cukup kuat untuk tidak mengeluarkan tespek. Aku komitmen untuk menunggu sampai hari ke 7. Aku mulai merasa ada perasaan yang berbeda bahkan sejak masa suburku berakhir. Yaaa,  mungkin PMS Ya tapi selama ini PMS ku jarang sampai mual. Berbagai tanda yang ada di internet aku coba analisa. Ya, sepertinya kali ini berbeda. Meski aku terlihat mengabaikannya, tapi ada harapan besar yang selalu kuselipkan pada saat teduh pribadi dan saat teduh bersama suami setiap hari. Yaa,  kami sama sama mendoakan yang terbaik. Dan berharap pengharapan kami boleh jadi kenyataan. Seperti biasa,  sejak telat menstruasi aku lebih rajin mengecek

Promil part 3 (Profertil & Suntik Ovidrel)

Kali ini mau sharing lagi mengenai promil yang kami lakukan ke Dr. Herbert lagi. Kami datang lagi sekitar bulan Juli 2017 kalo gak salah. Nah, pas dateng  aku mengeluhkan kalo ternyata menstruasiku kembali menjadi cukup panjang, haid terakhir malah sempat jadi 40hari. sempat telat sekitar  4 hari yng membuat aku ngerasa deg2an juga harap2 cemas.. Ya tapi ya namanya belum rejeki, ternyata aku menstruasi lagi. Dan, ya lagi lagi si dokter menanyakan gimana olahraganya? Karena dia sebelumnya emang menyarankan untuk olahraga minimal 30 menit dan minimal 5 kali seminggu, sampe keringatan. Yaa, emang kuakui 2 bulan terakhir, aku jarang olahraganya karena kondisi kami yang cukup sibuk, harus bolak balik Jakarta-Surabaya-Dumai-Medan. Ya namanya bepergian terus pasti makan juga jadi sembarangan dan jadinya olahraga pun gak sempat. Padahal awal awal kami promil dengan dr Herbert, siklus haidku sempat membaik jadi sekitar 32-33 hari aja. FYI, selama ini siklus haidku memang tergolong siklus p

Promil part 2 (Cek Hormon dan Tiup Rahim)

Setelah beberapa bulan absen ke dokter. Sekitar bulan April 2017. Kami membulatkan tekad untuk konsul ke dokter kandungan lagi. Masih tetap di carolus, tapi kali ini ganti dokter. Kami akhirnya memutuskan konsul ke dr Herbet. Kami telp seminggu sebelumnya buat daftar, karena beliau ini lumayan rame pasiennya jadi mesti telp agak lama biar dapet nomor antrian. Dan ternyata aku baru tau, beliau masih muda banget . Kirain udah tua wkwkwkw Dan syukurnya orangnya juga ramah dan lebih komunikatif daripada dokter sebelumnya. Aku pun menjelaskan kondisi kami kepadanya. Soal sudah pernah promil pake profertil dan metformin dan soal ukuran sel telurku yang kecil. Oh iyaaa, ngasih  juga hasil lab cek sperma suami yang hasilnya adalah normozoospermia alias kondisi sperma dalam keadaan normal dan tidak ada masalah. Nah, si dokter sempat melontarkan komentar, kalo beliau curiga kalo aku ini adalah PCOS ( Polycistic Ovary Syndrom). Nah, kalo ini aku udah gak kaget, karena pada promil se

Promil Part 1 (USG Trans V, Profertil dan Metformin)

Setelah cukup lama menyimpan ini di draft, saya memutuskan untuk posting saja cerita yang super duper sensitif ini. Suami sempat bilang, gak usah di publish dulu. Nanti aja kalo udah berhasil. Tapi aku merasa aku perlu menuliskan kisah ini, meski belum berhasil. Entah, mungkin buat menyemangati diri sendiri kali yaaaa dan juga sebagai pengingat seberapa banyak usaha dan cerita yang kami sudah lalui.  Cerita ini sudah dibagi menjadi beberapa bagian, nanti akan aku upload satu persatu yaaaa :) dan saya beri label kisah ini di bab "Our journey to be a mom and dad". Lets'start  Jadi setelah setahun menikah dan saya belum juga hamil. Saya dan suami akhirnya memutuskan menemui dokter kandungan. Sempat juga bingung mau ke dokter mana, oh iya kami juga masih stay di Jakarta. Setelah browsing sana sini, akhirnya mau nyoba ke Dr. Herbert di St. Carolus. Sebenernya tadinya mau ke RSIA Bunda atau YPK Mandiri, tapi kayaknya aku belum siap untuk kesana, secara disana rumah sakit

Taman Simalem Resort (Review)

Image
Hari ini mau nulis cerita super basi juga. Nah, jadi aku mau cerita tentang liburan pulang kampung kami Desember 2016-2017 kemaren. Jadi ceritanya tahun kemaren, giliran Natalan di Tanjung dan Tahun Baru di Balige. Nah, kami memang sudah memulai kebiasaan ini sejak tahun pertama menikah, biar adil buat mama ataupun mertua. Kami merayakan malam Natal di gereja HKBP Tanjung Morawa, tempat kami diberkati, yang merupakan gereja turun temurun keluarga kami. Mertuaku juga menikah disini dan anaknya pun menikah disini. Kalo cucunya nanti, gak tau yaaa. Liat nanti aja hehehe... Ini kurang Amang Mertua, yang duluan pulang abis ibadah. Kami masih sibuk foto foto. Sesudah ibadah malam Natal biasanya kami singgah ke rumah opung dulu. Hal ini merupakan kebiasaan keluarga Sibagariang, baik hari besar ataupun hari minggu biasa.  Meski gak semua keluarga alias anak2nya yang selalu singgah, tapi minimal ada 2 keluarga pasti yang singgah dulu sebelum ke rumah masing masing dan

Kursus Jahit di Juliana Jaya

Image
Haiiiiii...aku datang lagi.. Mumpung mood menulis lagi datang ni.. Disini aku mau ngasih tau sesuatu. Di postingan liburan ke Bali, aku pernah bilang kan kalo kami sedang berada di Jakarta untuk dinas suami yang sedikit panjang, yaitu sekitar 3 bulan. Nah, sampe sekarang yaitu Juni 2017, kami juga masih stay di Jakarta. It means, kami udah hampir setahun tinggal di Jakarta. Emang awalnya cuma 3 bulan, kemudian ternyata kerjaan di Jakarta belum kelar, jadi di extend lagi 3 bulan kemudian. Dan saat kami pulang kampung waktu Natal dan Tahun Baru kemaren, kami pun berangkat dan pulang ke Jakarta. Nah, tadinya awal Januari sudah harus pulang juga, eh ternyata kami diextend lagi sampe awal April. Dan ketika april datang, kami sempat pulang ke Dumai dan baru seminggu kami di Dumai, sudah disuruh balik lagi ke Jakarta dan di extend lagi sampe awal Juni. Dan sekarang sudah bulan Juni, kami yang harusnya pulang ke Dumai pun, ternyata di suruh dinas lagi ke Surabaya, dan saat aku menulis